• IND

  • Follow Us :


OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP
PERATURAN PERTANDINGAN KHUSUS FUTSAL

PASAL 1
DASAR

Peraturan Pertandingan Khusus dan pelaksanaan OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP ini berdasarkan kepada:

1. Surat Keputusan Nomor : 01/OCFC/OC/I/2019 tentang Pembentukan Panitia OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP

2. FIFA Laws Of The Game 2014/2015;

PASAL 2
MAKSUD DAN TUJUAN

Peraturan Pertandingan Khusus OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP ini diterbitkan dalam rangka mengatur penyelenggaraan OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP guna terwujudnya kelancaran jalannya pelaksanaan OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP ini;

PASAL 3
PESERTA

Peserta OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP adalah merupakan universitas se Prov Bali yang diundang dan telah mendaftar

PASAL 4
SYARAT ADMINISTRASI PESERTA

Persyaratan peserta FUTSAL OTU CUP adalah:

(1) Pemain yang didaftarkan adalah yang memenuhi kriteria sesuai dengan persyaratan pendaftaran

(2) Pemain dimaksud terdaftar hanya di satu CLUB

PASAL 5
JUMLAH PEMAIN DAN OFISIAL

(1) Jumlah pemain yang didaftarkan adalah minimal 6 (enam ) dan maksimal 15 (lima belas) pemain;

(2) Jumlah ofisial adalah 4 ( empat ) orang;

PASAL 6
SISTEM, JADWAL DAN TEMPAT PERTANDINGAN

I. SISTEM PERTANDINGAN

Pertandingan OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP dilaksanakan dalam 2 (dua) Babak dengan pengaturan sebagai berikut:

  1. 1. Babak Kualifikasi Group :
    1. 1.1. Sistem Pertandingan OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP adalah setengah kompetisi menggunakan grup dimana peserta akan dibagi dalam group yang menyesuaikan jumlah peserta;
  2. 2. Babak 16 Besar / Semi Final / Final :
    1. 2.1. Sistem Pertandingan dilaksanakan dengan sistem gugur;
    2. 2.2. Juara Group dan Runner Up berhak mengikuti babak enambelas besar, perempat final dan seterusnya dengan sistem crossing, dilanjutkan babak final;

II. JADWAL DAN TEMPAT PERTANDINGAN

(1) Jadwal dan Tempat Pertandingan ditentukan oleh Ketua Pelaksana OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP

(2) Waktu Pelaksaan adalah tanggal 18-24 Febuari 2019, dengan Final tanggal 24 Febuari 2019 atau disesuaikan dengan jadwal yang ditentukan kemudian;

PASAL 7
PENDAFTARAN PESERTA

(1) Peserta diwajibkan mengirim surat pendaftaran kepada Panitia OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP terakhir diterima panitaia Tanggal 16 Febuari 2019

PASAL 8
PENDAFTARAN PEMAIN

(1) Daftar pemain wajib diajukan dalam tenggat waktu yang ditentukan oleh Panitia OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP

(2) Peserta dapat mendaftarkan minimal 6 ( pemain ) dan maksimal 15 Pemain;

PASAL 9
PEMAIN

(1) DISESUAIKAN DENGAN PERSYARATAN PENDAFTARAN

PASAL 10
KEWAJIBAN PENYELENGGARA PERTANDINGAN

(1) Penyelenggara Pertandingan menyediakan :

  1. 1.1. Lapangan Standar dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. 1.1.1. Lapangan harus berbentuk bujur sangkar/persegi panjang dengan ukuran mengikuti luas area permainan di Lapangan Meazza Futsal, maka ukuran lapangan yang dipakai adalah yang di perbolehkan untuk pertandingan regional;
    2. Panjang : 28 m.( MIN)
    3. Lebar : 16 m. ( MIN )
    4. 1.1.2. Tanda lapangan ----- menyesuaikan kondisi lapangan.
    5. 1.1.3. Titik Pinalti satu dan dua ------ menyesuaikan kondisi lapangan.
    6. 1.1.4. Titik Pinalti Pertama
    7. Posisinya berjarak 6 (enam) m dari titik tengah antara kedua tiang gawang.
    8. 1.1.5. Titik Pinalti Kedua.
    9. Posisinya berjarak 10 (sepuluh) m dari titik tengah antara kedua tiang gawang.
    10. 1.1.6. Daerah tendangan sudut.
    11. Di setiap masing-masing sudut lapangan dibuat seperempat lingkaran dengan jari-jari 25 cm.
    12. 1.1.7. Daerah bebas.
    13. Daerah bebas ini terletak di 5 (lima) m sekeliling garis tengah lapangan. Daerah ini harus bebas pandangan ke lapangan, karena di sisi luar daerah bebas ini terdapat meja wasit ketiga dan pencatat waktu. Jarak meja wasit ketiga ini minimal 1.20 m dari garis tepi lapangan.

    14. 1.1.8. Daerah Pergantian Pemain.
    15. 5 (lima) m setelah garis daerah bebas adalah daerah pergantian pemain. Daerah ini ditandai dengan garis yang memotong garis samping. Lebar garis ini adalah 8 cm, dan panjangnya 80 cm (40 cm di dalam lapangan, 40 cm di luar lapangan)
    16. 1.1.9. Gawang.
    17. Gawang harus ditempatkan di bagian tengah masing-masing garis gawang. Gawang terdiri dari dua tiang gawang (goal post) yang sama dari masing-masing sudut dan dihubungkan dengan puncak tiang oleh palang gawang secara horizontal (cross bar). Gawang harus persegi, persegi panjang, bulat atau berbentuk elips atau yang mendekati standarisasi dan tidak membahayakan pemain. Lebar gawang adalah 3 m diukur dari bagian dalam tiang.Sedangkan tinggi gawang adalah 2 m diukur dari bagian dalam tiang palang atas gawang ke lantai.Jaring gawang berbahan nilon, yang diikatkan ke tiang dan palang gawang. Kedalaman gawang adalah 80 cm untuk bagian atas gawang, dan 100 cm untuk bagian bawah.
    18. 1.1.10. Permukaan lapangan berupa standart internasional
    19. 1.1.11. Bola
    20. Bola harus :
    21. a. Berbentuk bulat.
    22. b. Terbuat dari kulit atau bahan lainnya.
    23. c. Minimum diameter 62 cm dan maximum 64 cm.
    24. d. Berat bola pada saat pertandingan dimulai minimum 400 gram dan maximum 440 gram.
    25. e. Tekanannya sama dengan 0,6 – 0,9 atmosfir (600 – 900 g/cm3)
    26. f. Bola tidak diperbolehkan memantul kurang dari 55 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm pada pantulan pertama ketika dijatuhkan dari ketinggian 2 m.
  1. 1.2. Hal-hal lain yang menyangkut Peraturan Permainan Standar Futsal mengacu pada FIFA Laws Of The Games 2014/2015 dan ketentuan khusus yang dikeluarkan oleh Asosiasi PSSI Provinsi BALI yang merupakan kesatuan yang tidak terpisahkan dari Peraturan Pertandingan Khusus OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP
  2. 1.3. Membantu Pengawas Pertandingan.

PASAL 11
PERTEMUAN TEKNIK

(1) Pertemun Teknik wajib dilakukan oleh Panitia OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP

(2) Pertemuan Teknik dipimpin oleh Pengawas Pertandingan yang ditunjuk oleh Panitia, dihadiri juga oleh Wasit dan/atau Penanggung Jawab Perwasitan;

(3) Manajer dan Pelatih Tim Peserta OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP wajib menghadiri Pertemuan Teknik.

(4) Pertemuan Teknik dilaksanakan tanggal 13 Januari 2019, Tempat Hotel Aston Gatot Subroto , pukul 14.00 – 18.00 wita

(5) Dalam Pertemuan Teknik Panitia Pertandingan harus memperhatikan bola futsal yang akan dipergunakan, kemudian semua Tim wajib membawa contoh seragam pertandingan pemain, penjaga gawang serta powerplay (jika ada);

PASAL 12
WAKTU PERTANDINGAN

(1) Panitia OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP wajib menentukan waktu dimulainya pertandingan (tendangan pertama/kick off).

(2) Waktu tendangan pertama diberitahukan kepada setiap Peserta dalam Pertemuan Teknik.

(3) Waktu Pertandingan.

  1. 3.1.Periode Pertandingan.
  2. Futsal dimainkan dalam dua babak. Setiap babak berdurasi 15 menit kotor saat babak penyisihan.
  3. Untuk babak enambelas besar dan seterusnya berdurasi 20 menit kotor.
  4. Babak Final untuk perebutan Juara , waktunya berdurasi 20 menit bersih.
  5. 3.2.Time Out.
  6. Tiap-tiap tim berhak mendapatkan satu kali time out setiap babaknya. Lamanya time out satu menit.
  7. Time out diajukan oleh pelatih kepada wasit jika timnya sedang menguasai bola. Jika pada paruh babak pertama tidak mengambil jatah time-out, tim tidak berhak mendapatkan dua time out di babak kedua.
  8. Pada saat Time Out, waktu sementara diberhentikan.
  9. 2 menit terakhir tidak diperbolehkan melakukan Time Out.

(4) Hasil Imbang dan Perpanjangan Waktu

  1. 4.1 Hasil imbang
    1. 4.1.1 Pada babak penyisihan grup, jika pertandingan berakhir imbang hingga akhir babak kedua tidak diadakan perpanjangan waktu permainan.
    2. 4.1.2 Pada babak knock out/gugur, jika pertandingan berakhir imbang hingga akhir babak kedua maka akan diadakan adu tendangan dari titik pinalti.

(5) Adu Pinalti

Adu pinalti yang dilakukan jika hasil akhir imbang sampai waktu berakhir saat babak knock – out dengan memperhatikan hal – hal sebagai berikut :

  1. a. Wasit menentukan didaerah mana akan dilakukan tendangan pinalti.
  2. b. Penendang pertama ditentukan oleh undian atau tos koin.
  3. c. Setiap tim mengambil tiga (3) penendang pinalti dari 15 pemain yang didaftarkan.
  4. d. Kapten team harus mengkonfirmasikan terlebih dahulu kepada wasit para pemain yang akan melakukan tendangan pinalti.
  5. e. Jika pemenang belum dapat ditentukan dari 3 tendangan pinalti pertama, maka tendangan pinalti tambahan akan dilakukan dengan cara sudden death pinalti oleh satu penendang ;
  6. f. Jika hasil sudden death pinalti masih imbang, maka pemenang ditentukan dengan tos koin untuk menentukan penendang dan penjaga yang terakhir yang akan dipandu oleh wasit yang memimpin pertandingan.
  7. g. Pemain yang telah dikeluarkan atau dikartu merahkan oleh wasit tidak diperkenankan mengambil tendangan pinalti.
  8. h. Pemain yang memenuhi syarat diperkenankan bertukar tempat dengan penjaga gawang.
  9. i. Saat tendangan pinalti berlangsung, semua pemain lainnya harus berada disisi lapangan yang berlawanan dari tempat tendangan pinalti dilakukan.
  10. j. Assisten wasit harus mengawasi area dan pemain yang berada di area tersebut.

(6) Jeda antar babak diatur adalah lima (5) menit

PASAL 13
DAFTAR SUSUNAN PEMAIN

(1) Daftar Susunan Pemain (DSP) diserahkan kepada Panitia Pertandingan setempat selambat-lambatnya 30 (TIGA PULUH ) menit sebelum tendangan pertama. Pelaksana menyediakan format DSP kepada semua tim untuk seluruh pertandingan yang akan dijalankan.

(2) Perubahan Daftar Susunan Pemain (DSP) dapat diajukan kepada Panitia Pertandingan setempat selambat-lambatnya 15 (lima belas) menit sebelum tendangan Pertama.

PASAL 14
PERTANDINGAN YANG TIDAK TERLAKSANA

(1) Jika terdapat suatu pertandingan yang merupakan bagian dari Babak tidak dapat terlaksana karena suatu sebab yang tidak dapat dihindarkan (kahar), maka panitia akan menentukan jadwal pertandingan pengganti.

PASAL 15
PERTANDINGAN YANG DIHENTIKAN

(1) Pertandingan dapat terhenti atau dihentikan yang disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :

  1. a. Terjadinya keadaan kahar, seperti listrik padam, bocor karena hujan, dihentikan atas permintaan aparat keamanan dan keadaan-keadaan lainnya yang dalam ketentuan hukum pada umumnya termasuk dalam keadaan kahar.
  2. b. Terjadinya keributan dan/atau perkelahian antara dua Tim yang bertanding yang melibatkan pemain dan/atau Ofisial kedua Tim, sehingga tidak dimungkinkan untuk dilanjutkannya pertandingan.
  3. c. Wasit satu dan wasit dua yang memimpin pertandingan mengalami atau berada dalam keadaan tidak mampu lagi memimpin pertandingan.

(2) Pertandingan lanjutan atas pertandingan yang terhenti sebelum waktunya dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. a. Lamanya pertandingan sesuai dengan sisa waktu pertandingan sebelumnya.
  2. b. Susunan pemain tetap sama dengan susunan pemain pada saat dihentikannya pertandingan sebelumnya, kecuali dapat dibuktikan terdapat pemain yang cedera parah.
  3. c. Skor pertandingan, jumlah kesalahan (akumulasi pelanggaran), jumlah kartu kuning dan kartu merah masing-masing Tim dimulai sesuai keadaan pada saat dihentikannya pertandingan sebelumnya.

(3) Apabila pertandingan dihentikan karena terjadinya keributan dan/atau perkelahian antara dua Tim yang bertanding,termasuk keributan antar supporter yang sedang bertanding , berlaku ketentuan sebagai berikut:

  1. a. Pertandingan tidak akan dilanjutkan.
  2. b. Ke dua tim dinyatakan gugur atau diskualifikasi dan tidak bisa mengikuti pertandingan selanjutnya
  3. c. Team tidak akan diikutkan pada Turnamen di tahun berikutnya.

(4) Apabila pertandingan terhenti disebabkan salah satu Wasit yang memimpin pertandingan mengalami atau berada dalam keadaan tidak mampu lagi memimpin pertandingan, maka pertandingan dilanjutkan dengan dipimpin Wasit ketiga.

PASAL 16
TIDAK HADIR ATAU MENOLAK BERTANDING

(1) Apabila terdapat Tim yang pada saat jadwal pertandingan harus bertanding namun tidak hadir atau menolak bertanding, maka Tim tersebut dinyatakan kalah Walk Out (WO).

(2) Terhadap Tim yang tidak hadir dan menolak bertanding akan dikenakan sanksi dikalahkan 0 - 3 (kosong tiga) dan kemenangan diberikan untuk Tim lawannya yang tidak melakukan pemogokan atau hadir di Lapangan pertandingan dengan skor pertandingan 3 - 0 (tiga kosong)

(3) Ketentuan tentang sebelum sebuah Tim dinyatakan WO dan melakukan pemogokan oleh Wasit harus terlebih dahulu dilaksanakan:

  1. a. Pada waktu seharusnya tendangan pertama dilakukan sesuai jadwal pertandingan, Pelaksana Pertandingan melalui pengeras suara melakukan Pemanggilan Pertama kepada Tim yang bertanding.
  2. b. Setelah jangka waktu 3 (tiga) menit sejak pemanggilan Pertama, apabila terdapat Tim yang belum memasuki lapangan pertandingan, Pelaksana Pertandingan melakukan Pemanggilan Kedua.
  3. c. Setelah jangka waktu 3 (tiga) menit sejak pemanggilan Kedua namun masih terdapat Tim yang belum memasuki lapangan pertandingan, Pelaksana Pertandingan melakukan Pemanggilan Ketiga.
  4. d. Setelah jangka waktu 3 (tiga) menit sejak pemanggilan Ketiga, ternyata masih terdapat Tim yang belum memasuki lapangan pertandingan, Tim yang tidak hadir dinyatakan kalah WO, 0 - 3 (kosong tiga).
  5. e. Jika terdapat Tim yang memasuki lapangan, namun jumlah pemain yang berada di lapangan kurang dari 3 (tiga) Pemain, Tim tersebut dianggap tidak hadir di lapangan.
  6. f. Sesuai Laporan Khusus Wasit dan Pengawas Pertandingan maka sidang Panitia menetapkan kekalahan 0 - 3 (kosong tiga) bagi Tim yang tidak hadir di tempat pertandingan, menolak bertanding dan Pemainnya kedapatan kurang dari 3 (tiga) orang, ditambah pengurangan nilai 3 (tiga) dari nilai yang diperoleh sebelumnya pada klasemen sementara bagi Tim yang menolak bertanding.

PASAL 17
PENENTUAN NILAI DAN PERINGKAT

(1) Seluruh hasil pertandingan babak kualifikasi akan terangkum dalam bentuk Klasemen Akhir.

(2) Penentuan peringkat masing-masing Tim dalam Klasemen Akhir didasarkan pada perhitungan-perhitungan hasil pertandingan sebagai berikut:

  1. a. Setiap Tim yang menang akan mendapat nilai 3 (tiga).
  2. b. Jika pertandingan berakhir seri/imbang, masing-masing Tim akan mendapat nilai 1 (satu).
  3. c. Setiap Tim yang kalah tidak mendapat nilai.
  4. d. Tim dengan nilai tertinggi dalam group akan berhak keluar sebagi Juara Group dan/atau Runner Up.
  5. e. Jika terdapat 2 (dua) Tim atau lebih yang memiliki nilai dan selisih gol yang sama, maka akan dinilai dengan perhitungan Head to Head saat kedua tim tersebut bertemu.
  6. f. Jika terdapat 2 (dua) Tim atau lebih yang memiliki nilai yang sama, maka Tim yang memiliki selisih gol lebih besar akan mendapat peringkat yang lebih tinggi.
  7. g. Jika Head to Head ternyata imbang, maka akan dinilai dengan produktifitas goal.
  8. h. Jika masih ada kesamaan maka penentuan Juara Group dan Runner Up akan dilakukan dengan metode toss coin.

PASAL 18
LARANGAN BERMAIN

KARTU KUNING DAN KARTU MERAH

(1) Pemain Akumulasi kartu merah langsung adalah tidak boleh bermain sebanyak 2 (dua) kali pada pertandingan berikutnya.

(2) Untuk 2 (dua) kali Kartu kuning pada pertandingan yang berbeda adalah tidak boleh bermain sebanyak 1 (satu) kali pada pertandingan berikutnya.

(3) Tidak ada pemutihan kartu hingga final

(4) Sanksi pemain yang terkena satu kartu kuning dendanya Rp. 25.000

(5) Sanksi pemain yang terkena satu kartu merah dendanya Rp. 50.000

PASAL 19
PERLENGKAPAN PEMAIN

PAKAIAN/SERAGAM PERTANDINGAN

(1) Baju seragam pertandingan harus memiliki nomor di punggung dengan ukuran tinggi 25 (dua puluh lima) cm dan di dada, dengan nomor yang didaftarkan sesuai DSP yang diserahkan ke panitia pelaksana.

(2) Celana seragam pertandingan harus memiliki nomor dengan ukuran tinggi 7 (tujuh) cm dan diletakkan disebelah kanan bagian depan.

(3) Untuk setiap pertandingan, setiap Tim wajib menggunakan seragam yang telah ditentukan dalam Pertemuan Teknik.

(4) Selama pertandingan berlangsung, semua pemain harus memasukkan baju seragam pertandingan yang dipakainya kedalam bagian celana.

(5) Pada saat bertanding, semua pemain cadangan yang berada di bangku cadangan wajib menggunakan rompi berwarna lain dari kostum yang dipergunakan.

PASAL 20
SEPATU DAN PELINDUNG KAKI

(1) Pemain diwajibkan menggunakan sepatu jenis kanvas/kulit lembut atau sepatu gymnastic dengan alas sepatu yang terbuat dari karet atau bahan sejenisnya.

(2) Pemain diwajibkan untuk memakai pelindung/pengaman kaki (shinguard) yang terbuat dari bahan yang layak (karet atau plastik) dan seluruh bagiannya harus dapat ditutupi oleh kaus kaki.

PASAL 21
PELANGGARAN DAN HUKUMAN

PENGGUNAAN PEMAIN YANG TIDAK SAH

(1) Penggunaan Pemain yang tidak sah adalah penggunaan Pemain sebagaimana dimaksud dibawah ini :

  1. a. Belum didaftarkan kepada Panitia
  2. b. Tidak tercantum dalam Daftar Susunan Pemain; dan/atau
  3. c. Dalam Status terkena sanksi Larangan Bermain.
  4. d. Pemalsuan data administrasi pendaftaran.

(2) Hukuman penggunaan pemain yang tidak sah adalah sebagai berikut:

  1. a. Tim Peserta yang menggunakan Pemain yang tidak sah tersebut dalam sebuah pertandingan, bila memenangkan pertandingan maka kemenangannya dihapuskan dan dinyatakan kalah dengan skor 3 - 0 (tiga kosong); bila berakhir dengan seri ditambahkan dengan 5 (lima) gol kemasukan.
  2. b. Nilai Peserta yang menggunakan Pemain yang tidak sah dalam Klasemen sementara dikurangi dengan nilai 3 (tiga) dari yang diperoleh sebelumnya pada klasemen sementara.

PASAL 22
PENGHINAAN

(1) Penghinaan adalah perbuatan, tindakan atau ucapan yang menyerang kehormatan dan nama baik serta menuduh dan menista terhadap sesama Peserta , Panitia , Perangkat Pertandingan, Komisi Disiplin.

(2) Apabila ada Pemain dan Ofisial atau Pengurus yang terbukti melakukan penghinaan terhadap pemain lawan maupun peserta tim OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP , dan/atau terhadap panitia, Perangkat Pertandingan, mendapat hukuman larangan bermain sampai berakhirnya pelaksanaan OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP

PASAL 23
PENGANIAYAAN

(1) Penganiayaan adalah perbuatan dengan sengaja yang menimbulkan rasa sakit, luka maupun merusak kesehatan terhadap Pemain, Ofisial, Pengurus , Panitia, Ofisial Pertandingan, Penonton, Pekerja Media (Wartawan) yang dilakukan didalam maupun diluar lapangan pertandingan;

(2) Pemain dan Ofisial atau Pengurus yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap sesama pemain, Perangkat Pertandingan, Ofisial, Pengurus , Panitia , Penonton dan/atau Wartawan dijatuhi hukuman larangan DATANG DI TEMPAT PERTANDINGAN

(3) Penganiayaan yang dilakukan oleh kelompok suporter dan/atau Penonton, penanganannya diserahkan kepada Aparat Hukum Yang Berwenang;

PASAL 24
PEMOGOKAN

(1) Pengertian pemogokan adalah:

  1. a. Peserta yang tidak bersedia bertanding sesuai jadwal pertandingan pada setiap Babak yang telah ditentukan Panitia Peserta yang tidak bersedia melanjutkan sisa waktu saat pertandingan yang sedang berlangsung;

(2) Tim dari peserta yang melakukan pemogokan akan dijatuhi sanksi pengurangan 3 (tiga) poin dari klasemen;

PASAL 25
PENGUNDURAN DIRI

(1) Pengertian pengunduran diri adalah:

  1. a. Peserta membatalkan pernyataan kesediaannya mengikuti OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP sebelum OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP diselenggarakan, namun jadwal pertandingan telah ditetapkan;
  2. b. Peserta mundur saat OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP sudah berjalan;

(2) Terhadap pengunduran diri, maka panitia akan mengatur ulang jadwal pertandingan melalui rapat khusus

PASAL 26
LARANGAN MEMPROTES KEPUTUSAN WASIT

(1) Keputusan Wasit di lapangan adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat;

(2) Hanya Kapten Tim yang diperkenankan mengajukan pertanyaan kepada wasit dengan cara yang sopan dengan posisi kedua tangan harus diletakkan dibagian belakang pinggang;

(3) Pemain, baik secara perorangan maupun kelompok, memprotes keputusan Wasit pada saat pertandingan dengan cara yang tidak terpuji akan dikenakan hukuman skorsing setinggi-tingginya 3 (tiga) kali tidak boleh mengikuti pertandingan berikutnya;

(4) Pada saat pertandingan berlangsung Pengurus, Ofisial dan Pemain Cadangan dilarang melakukan protes terhadap keputusan Wasit;

(5) Hukuman yang sama akan diberikan kepada Pengurus , Ofisial dan Pemain Cadangan yang melakukan protes terhadap keputusan Wasit dengan cara yang tidak terpuji, dikenakan hukuman skorsing setinggi-tingginya 3 (tiga) kali tidak boleh mengikuti pertandingan berikutnya;

PASAL 27
PENGHARGAAN PEMENANG

JUARA DAN HADIAH

Tanda Penghargaan/Hadiah bagi Peserta adalah:

  1. 1. JUARA I
  2.       Memperoleh : $700
  3. 2. RUNNER UP
  4.       Memperoleh : $400
  5. 3. URUTAN – III
  6.       Memperoleh : $200
  7. 4. Top Score
  8.       Memperoleh : $100
  9. 5. Supporter Terbaik
  10.       Memperoleh : $100

PASAL 28
PENUTUP

LAIN – LAIN

(1) Apabila terdapat kekeliruan dalam Peraturan Pertandingan Khusus OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP ini akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya;

(2) Ketua Panitia OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP dalam kebijakannya sendiri dari waktu ke waktu dapat melakukan perubahan atas hal-hal yang ditentukan dalam Peraturan Pertandingan Khusus OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP ini;

PASAL 29
JADWAL PERTANDINGAN

- TERLAMPIR

Jadwal

OTU CHAT FUTSAL CHAMPIONSHIP
AND
MODERN DANCE COMPETITION

18 - 24 Februari 2018

  • 32 Tim Futsal
  • 9 Tim Dance
  • PSSI Supported
OFFICIAL SPONSOR
OFFICIAL PARTNER
2019 © PT. Eklanku Indonesia Cemerlang